You are viewing [info]dyaaz's journal

Listen.
Recent Entries 
10th-Dec-2010 06:47 pm - What Is Left By Rain
garpu
Photobucket

 

Title                : What Is Left By Rain

Author            : dyaaz

Cast(s)            : SHINee

Length            : drabble (514 words)

Genre             : Angst

Rating             : G

Disclaimer      : I do not own the casts. They belong to themselves

Warning          : yaoi (boy x boy)

Beta Reader  : Nunki Adaci

 

 

 

I let out a sigh )

 

 

19th-Jun-2010 02:01 am - [drabble] Marry Me
joyful
Photobucket


 

Title                : Marry Me
Author            : dyaaz
Cast(s)            : OCs
Length            : drabble (754 words)
Genre             : SI, Fluff
Rating             : G
Disclaimer      : I do own the story and the characters as well
A/N                   : Sorry for the bad english

 

 

 

that wasn't a long time )

 

13th-Jan-2010 05:33 am - [drabble] It's Ringing!
onyu

It’s Ringing!

 

Dia, dia yang ada di hadapanku sekarang, kupu-kupu yang selalu aku damba. Setiap lekuk wajahnya sangat mempesona, mata menerawangnya yang sebening embun, rambut ikalnya yang melewati bahu. Aku serasa ikut melayang, terbang bersama sayap mungilnya yang mengepak pasti. Membawaku dalam hembusan rasa yang sangat menyenangkan, membuatku terpikat, mencandunya di setiap tarikan nafasku, belum pernah aku berada setinggi ini. Hanya dengan melihatnya yang duduk mematung seperti itu, tak ada yang bisa aku lakukan sekarang. She takes my breathe away.

           Aku ingin menempatkanmu di sampingku.
Jangan khawatir lagi, aku akan menjagamu, melindungimu dalam dekapanku. Jangan hiraukan yang lain, percayalah kepadaku aku tak akan memberikanmu kepada yang lain. Tak bisa aku bernafas tanpamu. Aku menggilaimu, jika bukan dirimu aku tak membutuhkannya. Aku tidak akan bergerak, tetap terpaku di sini jika bisa melihat keindahanmu di bawah cahaya matahari pagi seperti ini. Aku terikat oleh setiap pesona yang kau suntikkan ke dalam aliran darahku.


           Bisakah aku menghentikan waktu untukmu? Untuk mengabadikan keindahanmu? Bisakah?


           Begitu banyak hal berputar di kepalaku sejak aku melihatmu.


           Apakah aku menyukaimu? Tidak, tidak, bukan. Apakah aku mencintaimu? Walau terdengar bodoh, aku memang merasakannya kurasa. Semua masih dalam dunia yang berbeda dengan tempat di mana kau berada sekarang, tersedot dalam lembutnya cahayamu. Aku tidak tahu dengan pasti perasaan apa yang kurasakan sekarang. Ini masih terasa sangat abstrak sekarang, selamanya jika semua membeku dan hanya ada kau dan aku dalam duniaku sekarang.


           Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang, apakah aku harus menyingkir dari semua anganku tentangmu ini atau menunggumu beranjak? Aku takut bagaimana kau melihatku nanti.


           Oh tidak, yang kutakutkan benar-benar terjadi. Dia bergerak dari bangkunya di depan gereja. Menengok ke arahku. Aku mematung, jantungku terasa berhenti berdetak, darahku berhenti mengalir, paru-paruku mengempis tanpa udara di dalamnya, seluruh tulangku rasanya seperti menyusut. Dia memandangku. Sedetik saja aku berharap ini semua tidak pernah terjadi. Sorot matanya berubah, ia tersenyum kepadaku.


TENG! TENG! TENG!


            Bel gereja berdentang, hatiku ikut berdentang mendengarnya. Tanpa sadar, aku membalas senyumannya. Aku tahu apa yang aku rasakan sekarang, mengapa dia ada di hadapanku sekarang. Dia adalah keajaiban untukku hari ini.

# FIN #

This page was loaded May 29th 2012, 12:43 pm GMT.